Kamis, 12 Agustus 2010

makna bulan puasa

     Marhaban Ya Ramadhan....... selamat datang bulan ramadhan :) sejak postingan ini diunggah, udah ada 2 hari umat muslim melaksanakan puasa Ramadhan.
     kadang saat segede gajah ini pun :P aku kadang-kadang masih berpikir "buat apa sih aku puasa" dan saat itu juga aku dapat jawaban, "kita tuh puasa untuk melatih nafsu kita. kita mencoba lebih sabar, sekaligus bisa melatih iman,,, "(postingan isine kok mulek ae). selain itu kita mencoba merasakan bagaimana laparnya kaum yang tak berpunya. masih untung kita cuma puasa kurang lebih 12 jam aja abis itu kalian bisa makan minum sepuasnya. gimana dengan orang yang tak berpunya di luar sana???? tanpa menunggu bulan ramadhan bagi

Rabu, 11 Agustus 2010

SEPATU UNTUKMU part 1

     “Apaan nih? Sepatu butut kayak gitu aja dipake ke sekolah!” ejek Adit pada Arya. “Minta bapakmu buat beliin sepatu kayak punyaku ini dong!” lanjutnya sambil menginjak sepatu Arya.
     “Mana mungkin bapaknya bisa beli sepatu mahal seperti punyamu Dit, bapaknya aja cuma pemulung!” celetuk Dika, salah satu teman dekat Adit, diiringi tawa Adit dan semua teman-teman dekatnya.
     Diperlakukan seperti itu Arya hanya diam saja. Ia hanya menunduk memandangi ujung kakinya yang terbungkus kaos kaki kumal menyembul dari ‘jendela’ sepatunya. Dengan langkah gontai cowok jangkung nan cakep itu menuju tempat duduknya dan terdiam. Nita dan Reza, teman Arya yang melihat kejadian tersebut, tak tahan melihat raut mukanya seperti itu. Mereka menghampiri dan berusaha menghiburnya.
     “Udahlah, Ar. Biarin aja Adit itu!” ujar Nita yang diamini oleh Reza.
     “Adit tuh cuma iri sama kamu. Kamu dulu kan pernah ikut lomba lari dan berhasil jadi juara satu kan, sedangkan Adit yang juga ikut lomba itu enggak dapat juara. Sejak saat itu kan dia selalu jahilin kamu” tambah Reza. Banyak pertanyaan berkecamuk di batin Arya. ‘Apa kalau aku tak punya sepatu bagus aku tak boleh sekolah? Apa kalau bapakku pemulung itu jadi masalah? Mengapa Adit begitu tak suka padaku? Apa salahku? Apa gara-gara ia tak memenangkan lomba itu dia jadi dendam padaku?’ Kepala Arya terlalu berat untuk memikirkan jawaban dari semua pertanyaan-pertanyaan tadi.
     ‘Jam pelajaran pertama akan segera dimulai!’ bunyi bel modern di SMPN 3 KEDIRI berbunyi, menandakan jam pelajaran pertama akan segera di mulai. Tak lama kemudian murid-murid bergegas masuk ke kelas masing-masing.
     “Tuh bel udah bunyi, buruan gih kalian

Jumat, 06 Agustus 2010

my friends


 When nobody love me. I will love my self.
When nobody care with me. I will care my self.
When I am crying. I will comfort my self.
When I feel lonely. I will remember sound of my friends.
When I want to play. I will play alone.
When I am crying. I will remove my tears.
When I am sick. I will take care my self
Everythings I do are my life. I life alone.
But my friends reach my hand.
They love me
They care with me
They comfort my feel  when I had problems
They make me smile and then laugh
They make all of my problems gone
They always there when I am happy or sad
Apparently I am not alone. There are all of my friends.
Thanks God…… :D

Selasa, 03 Agustus 2010

kejujuran

    "apapun yang kamu punya harus bilang pada mama" kata-kata mama tersebut masih terngiang di telingaku. huffft.... kau uda SMA tapi mama masih memperlakuka aku bak anak kecil. tapi memang aku diperlakukan oleh anak kecil atau aku hanya merasa diperlakukan kayak anak kecil..
     sejenak aku merenung, mungkinkah masih ada kaitannya dengan masalalu ku? sepertinya iya.
    kembali ke persoalan awal. mungkin orang tua selalu menuntut banyak hal ke anak. kamu harus juara lah, harus jadi yang terbaiklah, kamu harus jujurlah dan lain sebagainya. tapi yang paling berat pastilah hal yang berhubugan dengan kejujuran. meskipun kita wajib jujur pada orang tua. pasti ada kalanya kita terlalu sulit untuk jujur karena takut dimarahi. "aku juga punya privasi ma.... pa....", "aku punya hal yang aku anggap mama papa gak harus tahu" dua kalimat tersebut merupakan sebagian kecil kata yang ingin diktakan oleh eorang anak ketika diri mereka (juga termasuk aku) "dipaksa"jujur oleh orang tua.
     aku yakin ketika orang tua mengatakan kita harus jujur itu merupakan tekanan buat anak (ruwet ya kalimatnya di ulang-ulang terus sihhh...) tapi aku yakin orang tua gak akan menjerumuskn anaknya. orang tua kita menyuruh kita jujur karena mereka tak mau anaknya terbebani masalah nantinya. jadi, aku menyimpulkan JUJUR AJUR (KEMUDIAN JADI MENGERTI) ITU BAIK DARIPADA GAK JUJUR JADI TAPI JADI GAK NGERTI.