Rabu, 25 Mei 2011

Aku Mencintaimu

Rintik air mulai membasahi bumi
Membasahi dunia
Kemudian memberikan sebuah kehidupan yang ajaib


Butiran air menetes dari pelupuk mataku
Memberikan seribu arti
Bahagia, sedih, kecewa dan juga sakit


Banyak dusta terlontar dari bibirku
Hanya untuk satu arti
Agar kau tetap disampingku


Banyak kepuraan  aku lakukan
Hanya untuk satu harapan
Agar kau selalu bersamaku


Meskipun aku tahu semua itu hanya sia-sia
Seberapa aku berdusta
Serapi aku bertopeng
Kau tetap memanggil namanya
Bukan namaku


Aku memang sangat takut Tuhan
Aku takut orang tuaku
Dan aku juga takut denganmu


Aku takut kau lepas dariku
Aku takut kau menjauh dariku
Aku takut kehilanganmu


Kucurahkan perhatianku padamu
Kuutamakan kau
Kutumpahkan air mataku hanya untukmu
Dengan harapan kau akan menyebut namaku


Namun semua tak berguna
Kau tak menyadari akan perasaanku
Dan tetap menyebut namanya


Memang beginilah ungkapan rasaku terhadapmu
Sedikit aneh
Namun membahagiakan untukku


Diantara semua usaha sia-siaku
Hanya satu yang ingin aku katakan
“Aku mencintaimu”
Dua kata yang sanggup membuat hatiku berbunga-bunga
Dan
Dua kata yang sanggup menorehkan luka dihatiku dalam sekejap


Kutulis kalimat itu dengan tinta merah
Dengan harapan kau akan membalasnya
Entah hari ini, esok, atau lusa
Atau mungkin hanya kau baca kemudian kau acuhkan
Layaknya seekor lalat yang mengganggu


Namun untukku
Kalimat itu indah dan akan terus kusimpan
Di dalam hatiku
Dan hanya untukmu seorang




Kediri, 25 Mei 2011
Pukul 18:18
Untuk orang yang aku cinta

* * G * *

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar